"Kemarin setelah saya juga bicara dengan Pak Kepala BNPB, salah satu juga yang kami kemarin gunakan adalah menggunakan instrumen masyarakat. Waktu itu kita bilang pokoknya semua toko-kios silakan memberikan dukungan bagi masyarakat, nanti provinsi bayar atau pemerintah bayar," jelas Emanuel.
"Karena pokoknya jangan sampai ada yang tidak bisa makan atau minum atau tidak punya selimut ataupun matras pada saat bencana itu. Dan kita minta semua toko, semua kios juga membantu," lanjutnya.
Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pihaknya juga menerjunkan tim ke NTT untuk melakukan pengawasan agar uang Rp 200 miliar yang dikucurkan benar-benar digunakan untuk keperluan bencana.
"Dan kami mohon izin mengirimkan 4 tim Pak dari Itjen untuk meyakinkan bahwa uang itu betul-betul digunakan. Jangan sampai seperti di Aceh, Pak, itu ada yang nggak dipakai oleh mereka. Ini kami yakinkan bahwa betul-betul digunakan untuk sampai yang di pelosok-pelosok itu tadi Pak," lapor Tito.