Kepala Negara menyampaikan salah satu pelajaran paling menyakitkan dalam sejarah Indonesia adalah pengalaman dijajah oleh bangsa lain.

Menurutnya, perpecahan di antara masyarakat dan para pemimpin menjadi salah satu faktor yang membuat penjajahan dapat terjadi.

Dia mencontohkan, pada masa lalu, terdapat penguasa yang memilih bekerja sama dengan pihak asing daripada menjalin kerja sama dengan saudara sebangsa sendiri.

Presiden Prabowo menilai pengalaman tersebut harus menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia agar senantiasa menjaga persatuan dan tidak mudah diadu domba oleh pihak lain.