"Jadi kita bertanggung jawab, tapi kita juga ada beberapa negara yang mengolok-olok kita, menghina dan sebagainya ya kan, padahal banyak yang bertanggung jawab perusahaan-perusahaan mereka yang di sini. Nanti pada saatnya kita umumkan lah nama-nama itu," imbuhnya.

Prabowo mengaku kaget ada perusahaan yang sudah berkali-kali melanggar aturan hingga 19 kali masih diberikan konsesi. Ke depan, ia mau pihak yang sudah dua kali melanggar langsung dicabut izinnya.

"Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar 3 kali, 4 kali. Melanggar 3 kali, 4 kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar. Ini menurut saya sudah nggak usah lagi lah, kalau 2 kali melanggar cabut aja," ucap Prabowo.