"Jadi saya perintahkan Menteri ESDM, saya perintahkan Dirut Pertamina ya, saya perintahkan Danantara, kemudian BUMN-BUMN yang ada itu untuk memeriksa lagi kontrak-kontrak (distribusi BBM) itu," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dikutip dari unggahan video resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (23/10/2026).

Dalam Sidang Kabinet yang sama, Bahlil sendiri menjelaskan terkait biang kerok terjadinya antrean BBM di Bali. Ia mengatakan adanya keterlambatan pasokan BBM di Bali terjadi akibat kendala distribusi dari Jawa Timur. Kapal yang seharusnya tiba pukul 05.30 WITA baru masuk pada malam hari.

"Alhamdulillah hari ini di Bali, Bapak Presiden, stoknya sudah mencapai 12 hari. Cuma memang kita harus antisipasi di beberapa wilayah yang akibat daripada cuaca ini pendangkalan sungai," beber Bahlil ke Prabowo.