Prabowo menilai langkah penghentian impor solar ini terjadi di membatu Indonesia terlepas dari krisis energi. Pasalnya, kondisi global yang penuh konflik saat ini memicu kelangkaan pasokan solar di berbagai negara.
"Hari-hari ini solar langka di dunia, kita punya uang pun mungkin tidak ada barangnya. Alhamdulillah, kita sudah bisa produksi solar kita sendiri. Dari mana? Dari kelapa sawit," ucapnya.
Di akhir paparannya, Prabowo menegaskan bahwa segala pencapaian ini adalah bukti kerja cepat dan nyata, bukan sekadar janji atau omon-omon. Ia pun berpesan untuk terus menjaga optimisme, berdiri di atas kaki sendiri, dan tidak mudah dipecah belah oleh pihak luar melalui disinformasi di media sosial oleh para buzzer dan pihak yang menurutnya jadi 'antek-antek asing'.
"Mereka ingin kita lemah, mereka ingin kita tetap miskin, mereka ingin kita jadi budak mereka selamanya. Kita tidak mau jadi budaknya bangsa lain! Kita akan menjadi bangsa yang hebat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," pungkasnya.