NADIKABAR.COM — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi yang akan diberikan pada kuartal IV 2026. Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp 31 triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai melakukan rapat dengan Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Airlangga menyampaikan stimulus yang diberikan berupa bantuan pangan, program pembukaan rekening bagi warga usia di atas 17 tahun, dan juga bantuan subsidi upah.

"Nanti anggarannya sedang disisir lagi oleh Menteri Keuangan, kira-kira sekitar Rp 31 triliun," ujar Airlangga.

Lebih rincinya, Airlangga mengatakan untuk pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun diarahkan untuk kelompok desil 1 hingga desil 4. Untuk anggarannya, Airlangga bilang masih perlu dicek terlebih dahulu. Untuk bantuan pangan, Airlangga mengatakan bantuan ini berupa beras. Bantuan diberikan sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan, yakni Oktober-Desember 2026. Dan penyalurannya dilakukan sekaligus.

"Ini diberikan kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ini desilnya 1 sampai 4, dan kebutuhan anggarannya kira-kira Rp 17,5 triliun," ujarnya.

Airlangga menambahkan, pemerintah akan melanjutkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk kuartal IV. Bantuan ini akan diberikan satu kali untuk periode tiga bulan, dengan nilai Rp 300.000 per bulan. Artinya total BSU mencapai Rp 900 ribu.

"Ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja, dan kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp 12 triliun," katanya.