Pemerintah telah menyiapkan langkah kontingensi untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, termasuk kemungkinan munculnya fenomena La Nina.
"Kita bersyukur kita sudah swasembada pangan di musim yang sangat sulit. 2025, 2026 kekeringan cukup panjang. Kita bisa swasembada. El Nino kita hadapi, nanti ada La Nina kita hadapi. Kita sudah punya kontingensi-kontingensi," ujarnya menerangkan.
Prabowo menegaskan, keberhasilan menjaga ketersediaan pangan memberikan daya tahan bagi Indonesia dalam menghadapi gejolak global. Dengan ketahanan pangan yang lebih kuat, Indonesia diharapkan tidak terlalu rentan terhadap gangguan pasokan internasional.
"Dengan swasembada pangan relatif kita punya daya tahan," imbuh Presiden Prabowo.