NADIKABAR.COM β Praktisi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Kus Endarto menilai Kapanewon Temon di Kabupaten Kulon Progo memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui sektor pariwisata yang didukung oleh kehadiran Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai magnet arus manusia dan investasi.
Kus Endarto di Kulon Progo, DIY, Minggu, mengungkapkan kunci keberhasilan pembangunan ekonomi Kulon Progo terletak pada kemampuan daerah dalam mengoptimalkan potensi YIA.
"Keberadaan bandara dinilai harus mampu mengubah penumpang yang datang menjadi wisatawan yang singgah, menginap, serta berbelanja," kata Kus Endarto.
βMenurut dia, Kulon Progo memiliki keunggulan komparatif yang sangat beragam, mulai dari lanskap Perbukitan Menoreh hingga kawasan pesisir pantai.
Selain itu, basis pertanian, pangan lokal, dan identitas perdesaan Menoreh menjadi modal kuat untuk memberikan variasi pengalaman wisata dalam satu wilayah.
βUntuk memperkuat sektor tersebut, pengembangan pariwisata Kulon Progo difokuskan pada beberapa indikator kinerja utama.
Indikator ini mencakup peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata, jumlah kunjungan, lama tinggal (length of stay), belanja wisatawan, penyerapan tenaga kerja, hingga peningkatan investasi.