Lebih lanjut, Kus Endarto mengatakan fasilitas ini diharapkan memiliki peran dan konsep yang serupa dengan Indonesia Arena di kompleks GBK Jakarta.
Kompleks arena indoor multifungsi tersebut direncanakan menjadi pusat kegiatan MICE dan acara berskala nasional maupun internasional di Kulon Progo dan sekitarnya.
"Kehadiran arena ini beserta kalender acara yang berkelanjutan dinilai akan menjadi alasan utama perjalanan wisatawan," katanya.
Berdasarkan rancangan konsep kawasan Arena YIA di Kebonrejo, Temon, fasilitas ini disiapkan di atas lahan konseptual seluas kurang lebih 10 hektare dengan kapasitas mencapai sekitar 8.000 penonton.
Kawasan tersebut akan dilengkapi dengan arena indoor berukuran sekitar 120 x 100 meter, plaza UMKM, gedung parkir empat lantai, serta area hijau dan kolam retensi.
Selain itu, fasilitas pendukung modern seperti plaza dan air mancur, jogging track, masjid dua lantai, loading dock, area parkir VIP/VVIP bawah tanah, serta usulan helipad di bagian atap juga terintegrasi dalam kawasan tersebut.
"Langkah ini diharapkan dapat merealisasikan konsep YIA sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Kulon Progo secara berkelanjutan," katanya.