Ia mengutip dari data berdasarkan Oxford Economics Global City di tahun 2026, Jakarta berhasil menduduki posisi 140 dari 1.000 kota dunia.

Selain itu, Jakarta juga menduduki posisi ke-15 kota dengan Transportasi terbaik di dunia mengalahkan London.

Hal inilah yang membuatnya Jakarta bisa menjadi kota sinema di tingkat nasional bahkan hingga tingkat ASEAN.

Pramono berharap Jakarta dapat memperkuat ekosistem perfilman sehingga mampu untuk menghadirkan talenta, investasi, fasilitas, produksi hingga jejaring internasional.