NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemprov telah menyediakan sebanyak 37 bus sekolah khusus disabilitas sebagai bentuk pelayanan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

"Kami sudah menyiapkan 37 unit bus sekolah ramah disabilitas, bus yang hanya untuk disabilitas, tidak untuk umum, dan saya yakin mungkin salah satu di ruangan ini yang sudah memanfaatkan itu, dan ada 10 rute untuk anak-anak keluarga disabilitas," kata Pramono saat memberikan sambutan dalam acara Spekix di Senayan, Jakarta, Sabtu.

Dikatakannya, berdasarkan Perda DKI Nomor 4 tahun 2022, penyandang disabilitas harus dilindungi dan dipenuhi haknya.

"Sesuai dengan peraturan gubernur pemerintah DKI Jakarta yang ada, nomor 4 tahun 2022, sebenarnya di Jakarta ini harusnya memberikan ruang fasilitas yang cukup bagi anak-anak ini," ujar Pramono.

Menurutnya, Jakarta adalah kota dengan pendidikan paling inklusif dan berkeadilan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia.

"Sekarang ini ada 88 sekolah luar biasa, yakni 13 sekolah luar biasa negeri dan 75 sekolah luar biasa swasta," katanya.

Melalui skema Kartu Mahasiswa Jakarta Unggu (KJMU), Pemprov DKI Jakarta telah membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk menempuh pendidikan hingga ke jenjang tertinggi.

"Kalau anak-anak ini memang ingin kuliah sampai dengan S1, bahkan S2, bahkan sampai S3, maka pemerintah DKI Jakarta punya yang namanya KJMU, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul," ucapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengirim 120 anak disabilitas bersama orang tua dan pelatih mereka menuju Kupang untuk olimpiade anak-anak berkebutuhan khusus.

"Pesan saya hanya satu. Anak-anak ini, berilah kesempatan untuk menampilkan apapun itu dan memberikan kebanggaan bagi orang tua, bagi keluarga, dan tentunya bagi Jakarta, apapun itu," imbuhnya.