NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pencairan bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Pramono mengungkap sejumlah persoalan administrasi dan ketidaksesuaian data menjadi penyebab pencairan bantuan tersebut terlambat.
Dia mengatakan keterlambatan pencairan KJMU terjadi karena sejumlah kendala dalam proses verifikasi data penerima.
"Yang pertama, Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan ini," kata Pramono di Pullman, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).
Pramono menjelaskan salah satu kendala yang ditemukan ialah adanya sekitar 1.100 rekening penerima yang masih menggunakan 10 digit. Padahal, nomor rekening yang berlaku saat ini terdiri dari 11 digit.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan masalah apabila dana langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan."Sehingga kalau kemudian kita transfer pasti akan menimbulkan persoalan di lapangan," ujarnya.