Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan data jenis kelamin, usia, hingga tanggal lahir penerima. Persoalan lain muncul akibat pembaruan data desil yang membuat perhitungan penerima bantuan mengalami perubahan.

Pramono juga menyebut adanya ketidaksesuaian data wilayah, mulai dari RT, RW, kelurahan hingga kecamatan. "Memang agak kompleks persoalannya," ucapnya.

Dia merinci terdapat 14.554 penerima baru KJP yang belum memiliki rekening. Sementara itu, penerima baru KJMU tercatat sebanyak 6.587 orang. Selain itu, terdapat 2.155 penerima baru dengan NIK di luar Jakarta.

Meski demikian, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan langkah untuk mempercepat pencairan bantuan tersebut. Dia telah memerintahkan agar pencairan bagi penerima yang melakukan perpanjangan diselesaikan pada hari ini.

"Untuk yang perpanjangan, hari ini harus selesai. Untuk yang lainnya, maksimum tanggal 6 harus selesai," tegasnya.