NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bercerita soal pertemuannya dengan Wali Kota New York, Zohran Mamdani, beberapa waktu lalu. Pramono mengaku sempat menyombongkan keunggulan transportasi Jakarta saat bertemu dengan Mamdani.
Cerita itu disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam pembukaan Special Kids Expo (SPEKIX) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2026).
Pramono mengatakan mendapat undangan dari Mamdani sekitar tiga pekan lalu. Dia mengira akan lebih dulu mengajukan pertanyaan kepada Wali Kota New York tersebut. Namun Mamdani justru lebih dulu bertanya mengenai transportasi Jakarta.
"Bahkan tiga minggu yang lalu, kebetulan saya mendapatkan undangan dari Wali Kota New York, Mamdani," kata Pramono.
"Ketika saya diundang Wali Kota Mamdani, saya pikir saya yang akan tanya. Begitu duduk, dia tanya duluan, 'Kenapa Jakarta yang penduduknya 11 juta dibandingkan dengan New York yang penduduknya 8,4 juta, tetapi transportasi di Jakarta lebih baik daripada di New York?'" lanjutnya.
Pramono mengaku langsung melihat pertanyaan tersebut sebagai kesempatan untuk menjelaskan keunggulan transportasi di Ibu Kota. "Di situ saya langsung, 'Waduh, ini kesempatan gua untuk sombong sama Mamdani,'" ujar Pramono disambut tawa para hadirin.
Dia kemudian menjelaskan bahwa salah satu kunci pengembangan transportasi Jakarta adalah mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Menurut Pramono, Jakarta menghadapi tantangan besar karena jutaan orang dari wilayah penyangga masuk ke Ibu Kota setiap pagi untuk bekerja dan kembali ke daerah asal pada sore hari.
"Karena persoalan kemacetan di Jakarta ini ketika pagi hari ada kurang lebih 3,5 sampai 4 juta orang datang masuk ke Jakarta, sore hari kembali ke kediamannya masing-masing," jelasnya.
Pramono mengatakan Pemprov DKI terus memperluas layanan transportasi umum untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat dari kawasan aglomerasi. Salah satunya melalui layanan Transjabodetabek.
Dia menyebut sejumlah rute Transjabodetabek telah menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga, termasuk Bekasi dan Tangerang Selatan, dengan Blok M sebagai salah satu titik tujuan.
"Maka sekarang ini kan ada Transjabodetabek dari Jakarta ke Blok M, dari Bekasi ke Blok M, dari Tangerang Selatan ke Blok M," jelasnya.
Pramono berharap perluasan transportasi umum dapat membuat masyarakat semakin tertarik meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum. Menurutnya, perubahan kebiasaan masyarakat menjadi faktor penting untuk mengatasi kemacetan Jakarta sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi di Ibu Kota.