NADIKABAR.COM β Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya akan mengurangi subsidi transportasi bagi masyarakat yang dianggap mampu, sehingga akan diberikan kepada yang lebih membutuhkan.
Salah satunya, dengan penambahan golongan penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) dari 15 golongan menjadi 21 golongan.
βDalam waktu dekat pemerintah DKI Jakarta juga akan memutuskan, dari 15 golongan yang dulu digratiskan akan menjadi 21 golongan. Tetapi ada golongan yang dianggap mampu, subsidinya kita kurangi. Sebenarnya subsidinya tinggi sekali, tetapi subsidinya kita kurangi,β papar Pramono saat menghadiri acara Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa.
Tak hanya itu, Pramono mengatakan pihaknya juga akan melakukan penyesuaian tarif terhadap transportasi umum di ibu kota, yakni Transjakarta dan Transjabodetabek.
"Hal ini perlu dilakukan karena sudah lebih dari 20 tahun Pemerintah Jakarta belum melakukan penyesuaian tarif," ujarnya.
Pramono menyebutkan penyesuaian tarif itu mulai berlaku per 1 Januari 2027, namun dia masih enggan menyebut angka pasti tarif tersebut.
βKarena di Jakarta ini dibandingkan dengan semua daerah yang ada di penyangga, di megapolitan Jakarta, tarifnya paling murah. Bahkan, sudah 20 tahun tidak pernah ada penyesuaian tarif. Pada saatnya 1 Januari ada penyesuaian tarif, tetapi yang jelas kepada 21 golongan masyarakat yang perlu mendapatkan perlindungan akan kami berikan tarif gratis kepada mereka,β ungkap Pramono.
Sehingga, tambah dia, masyarakat umum tetap mendapat subsidi tarif, namun tak lebih besar daripada golongan yang dinilai lebih membutuhkan.
Adapun penambahan golongan tersebut antara lain pendamping penyandang disabilitas, warga Jakarta yang berstatus pencari kerja, pasien rujukan, pelajar atau mahasiswa tidak mampu di luar Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), UMKM binaan hingga korban bencana.
βKarena yang mampu naik transportasi Jakarta sudah disubsidi oleh Pemerintah Jakarta karena tarifnya termasuk yang paling murah. Hanya memang bagi masyarakat yang mampu subsidinya kita kurangi,β jelas Pramono.