"Langkah ini dimaksudkan untuk menghentikan agresi terhadap rakyat kami dan penderitaan kemanusiaan yang mereka alami, memastikan penarikan pasukan pendudukan dari Jalur Gaza, dan memulai pembangunan kembali Jalur Gaza. Namun, sangat disesalkan, kami belum melihat satupun dari hal itu terwujud di lapangan," ujarnya.
"Aksi pembunuhan dan agresi Israel terus merenggut nyawa pria, wanita, dan anak-anak di Gaza," sebut Abbas dalam pidatonya, seperti dilansir Middle East Eye.
Dengan 160 negara yang kini mengakui negara Palestina, Abbas mendesak Dewan Keamanan PBB melakukan intervensi secara mendesak dan bertanggung jawab.
"Hari ini kami sampaikan kepada dunia: menyelamatkan solusi tersebut bermula dari upaya mempertahankan tanah tempat negara Palestina didirikan dan melindungi orang-orang yang tinggal di sana," tegasnya.