Dalam satu tahun terakhir, Indonesia juga tercatat aktif memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang dalam bentuk pelatihan, berbagi kepakaran, hingga dukungan finansial untuk peningkatan kapasitas aviasi.

Menurut data Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub RI, hingga semester pertama 2026, sektor penerbangan telah melayani 24,9 juta penumpang domestik dan 18,5 juta penumpang internasional melalui 257 bandara, dengan 297 rute domestik dan 160 rute internasional.

Layanan itu dioperasikan oleh 14 maskapai nasional dan 59 maskapai asing.

Dari sisi keselamatan dan keamanan, berdasarkan audit International Civil Aviation Organization Universal Safety Oversight Audit Programme (ICAO USOAP), Indonesia mencatatkan effective implementation sebesar 78,85 persen atau lebih tinggi dari rata-rata global 70,6 persen maupun rata-rata Asia Pasifik 69,6 persen.

Pada audit keamanan penerbangan ICAO USOAP, Indonesia juga mencatatkan capaian 88,53 persen yang jauh di atas target global sebesar 75 persen.