Harga komoditas energi vital ini mulai merangkak naik karena kesepakatan tersebut tak kunjung terwujud. Di tengah kondisi ini, retorika kedua belah pihak malah semakin meningkat, menimbulkan kekhawatiran bahwa pasokan minyak dari Timur Tengah akan terus terganggu.

Sampai saat ini harga minyak masih jauh di bawah puncaknya pada saat perang di Timur Tengah pecah. Namun khusus pasar diesel global, persaingan saat ini sangat ketat karena serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia dan pemadaman listrik di Timur Tengah akibat gangguan di Selat Hormuz.

Padahal diesel sangat penting bagi perekonomian global karena merupakan bahan bakar utama untuk pertanian dan transportasi barang. Belum lagi sejumlah pembangkit juga masih menggunakan bahan bakar ini.