NADIKABAR.COM — Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) tidak lagi bermakna. Dia menuding setiap perundingan justru diikuti serangan terhadap Iran.
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian di tengah kebuntuan upaya mengakhiri perang di Timur Tengah. Dilansir AFP, Senin (5/10/2026), pernyataan Pezeshkian dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA.
"Sejauh ini, mereka telah menyerang kami tiga kali setelah perundingan. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mencari dialog, melainkan tujuannya adalah menggulingkan Republik Islam Iran," kata Pezeshkian.
Dia menilai perundingan menjadi tidak berarti ketika Iran menghadapi apa yang disebutnya sebagai pembunuhan, sanksi, tekanan, hingga ancaman dari pihak AS.