NADIKABAR.COM — Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung menyerukan peningkatan akuntabilitas kepolisian buntut kasus orang hilang di Pulau Jeju. Dia meminta polisi di Korsel memperkuat tanggung jawab.

"Kepolisian kemungkinan akan memegang kekuasaan terbesar di tim redaksi lembaga-lembaga negara," ujar Lee dalam rapat kabinet seraya menambahkan bahwa publik mempertanyakan apakah kepolisian mampu memikul tanggung jawab tersebut seperti dilansir Reuters, Kamis (27/8/2026).

"Tanggung jawab harus diperkuat sebanding dengan besarnya wewenang yang dimiliki," imbuhnya.

Hal ini disampaikan Lee di tengah rencana reformasi yang akan memberikan peran lebih besar bagi kepolisian dalam penyelidikan tindak pidana.

Diketahui di Jeju sedang ramai kasus empat orang yang dilaporkan hilang di Jeju ditemukan tewas dalam kurun waktu tiga hari. Kasus-kasus tersebut tidak saling berkaitan, namun dua di antaranya diduga telah ditutup oleh petugas yang sama tanpa adanya konfirmasi mengenai keselamatan orang yang hilang tersebut.