Upaya ini dilakukan melalui penguatan intervensi, evaluasi program, serta peningkatan edukasi gizi dan pola asuh keluarga.

"Semoga upaya kita bersama ini dapat mengentaskan stunting nantinya, sesuai dengan target yang telah ditetapkan bersama," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Firmanudin Ibrahim mengatakan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi terpadu karena permasalahan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja.

Firmanudin menjelaskan faktor penyebab stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga pola asuh dan praktik pengasuhan anak di masyarakat.

Permasalahan stunting, kata dia, bukan hanya bersumber dari faktor ekonomi semata, melainkan juga pola asuh di masyarakat.