"Pelapor diberitahukan oleh marbot yang bernama Syaifur Rohman bahwa uang tunai di dalam dua kotak amal yang berada di dalam (musala) sudah tidak ada atau hilang," kata Said.

Pengurus yayasan kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitar musala. Rekaman video lantas memperlihatkan seorang pria mencongkel dua kotak amal di dalam musala, kemudian mengambil uang tunai di dalamnya.

"Rata-rata uang tunai di dalam kotak amal setiap dibuka tiga bulan sekali rata-rata didapat Rp 5 juta dan saat kotak amal tersebut dicongkel dan diambil uang tunai didalamnya baru memasuki bulan pertama dari waktu yang telah dibuka sebelumnya," jelas Said.