"Dari hasil keterangan visum sementara itu, adanya otot leher tidak ditemukan resapan darah dan teraba lunak, tidak tampak tanda-tanda penekanan. Jadi untuk gantung diri itu biasanya di leher ada penekanan, ada penekanan sehingga menyebabkan korban itu biasanya susah bernapas," ujarnya.

Pria berinisial AH merekayasa pembunuhan kekasihnya, IP, seolah-olah gantung diri di Kampung Sepang Susukan, Kota Serang, Banten. AH mengaku membunuh kekasihnya itu karena terbakar api cemburu.

Kasat Reskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan mengatakan pembunuhan itu terjadi di sebuah kontrakan di Kota Serang pada Minggu (13/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Pembunuhan diawali percekcokan karena AH merasa cemburu dan menuduh korban telah berselingkuh.

"Korban sempat terlibat percekcokan dengan AH terkait permasalahan dugaan perselingkuhan korban dengan pria lain," kata Alfano kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

Korban awalnya ditemukan tewas pada Senin (14/9). AH-lah yang menemukan jasad korban saat itu.

Keterangan awal AH saat itu mengaku menemukan korban dalam posisi tergantung di kusen kamar. Singkat cerita, jasad korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit.