Hal tersebut, kata Iwan, menyebabkan terjadi konflik mereka berdua. J kemudian mengajak RA dan C untuk menemui korban. Saat itu terjadi cekcok tim redaksi pelaku dan korban hingga aksi pengeroyokan itu terjadi.

"Saat itu melalui telepon WhatsApp, kemudian Saudara J ini mengajak pelaku RA dan C untuk menemui korban di Gang Cempaka," katanya.

"Sampainya di Gang Cempaka tersebut, C dengan korban berhadapan dan terjadi cekcok mulut. Saat itu pelaku C memukul korban sebanyak satu kali. Kemudian pelaku RA mendatangi korban melakukan pemukulan satu kali dengan menggunakan tangan kanan hingga korban terjatuh. Setelah terjatuh, korban dipiting RA dan memukul 10 kali mengenai wajahnya si korban," kata Iwan.

Iwan mengatakan, akibat pengeroyokan ini korban tidak sadarkan diri hingga ditolong warga dibawa menuju RSUD Tidar Kota Magelang. Korban disebut tidak sadar hingga beberapa hari di rumah sakit.

"Korban ditolong oleh warga sekitar, termasuk petugas dari Taman Kyai Langgeng, membawa menuju ke RSUD Tidar. Pada saat dilakukan pemeriksaan, posisi korban tidak sadarkan diri hingga beberapa hari," beber Iwan.