NADIKABAR.COM — Pro player game Fortnite bernama David Kochet alias Huty, telah dikeluarkan dari organisasi esports FLC, setelah mengacungkan jari tengah ke kamera saat kompetisi sedang berlangsung. Hal itu terjadi dalam turnamen internasional bertajuk 2026 FNCS Global Championship.
Husty melakukannya setelah pihak penyelenggara menayangkan replay, yang menampilkan kebolehannya bermain Fortnite. Saat kamera mengarah ke arahnya, bukannya melempar senyum biasa atau ekspresi standar lainnya, ia justru mengacungkan jari tengah dengan muka datar.
Sontak hal tersebut membuat shoutcaster terkejut. Hal ini mengingat, dirinya sedang bermain di pertandingan yang amat penting dan dintonton oleh banyak orang secara online.
Namun sebenarnya aksi kontroversial itu hanya menjadi salah satu dari sekian banyak alasan timnya memecat dirinya. Diketahui kalau ada beberapa perilaku Huty lainnya yang tidak sesuai dengan nilai yang dianut oleh FLC.
"Di FLC, kami sangat menjunjung tinggi rasa hormat, integritas, dan perilaku teladan, baik di atas maupun di luar panggung. Tindakan-tindakan yang dimaksud tidak sesuai dengan standar yang kamu junjung tinggi dan ingin kami wujudkan," jelas FLC, dikutip NadiKabar dari pernyataan resmi mereka yang diunggah di media sosial, Senin (5/10/2026).
FLC mengungkapkan tidak langsung memberikan pernyataan publik saat kasus ini ramai diperbincangkan orang-orang. Mereka tidak ingin mempengaruhi persiapan tim dan sinergi duo pemainnya, Huty dan F1SHYX.
"Oleh karena itu, kami memilih untuk menerima kritik dan hinaan yang ditujukan kepada kami agar F1SHYXmemiliki setiap kesempatan untuk tampil dalam kondisi terbaik. F1SHYX tidak terlibat dalam situasi tersebut dan tidak pantas melihat pengalamannya di 2026 FNCS Global Championship terpengaruh oleh hal itu," tambahnya.
Organisasi tersebut mengakui bahwa keputusannya untuk mengontrak Huty mungkin telah mengecewakan anggota komunitasnya dan meminta maaf atas bagaimana situasi tersebut terjadi.
Huty adalah pemain Fortnite kompetitif asal Ceko berusia 20 tahun yang berpasangan dengan F1shyX di ajang bergengsi yang digelar di Antwerp, Belgia. Duo ini finish di peringkat ke-34 dari 50 tim setelah mengumpulkan 188 poin dari 12 pertandingan.
Sementara kejuaraan FNCS Global 2026 diadakan di Lotto Arena Antwerp dari 26 hingga 27 September, dengan 50 pasangan yang berkompetisi memperebutkan total hadiah sebesar USD 2 juta atau sekitar Rp 35,8 miliar.