"Di Agustus ini kita sudah mendapatkan kenaikan RKAB ke 12,4 juta," jelasnya.

Vilihati mengatakan, kebijakan RKAB juga berdampak pada penjualan alat berat Komatsu milik perseroan. Sepanjang delapan bulan di 2026, penjualan alat berat turun sebesar 21% menjadi 2.689 unit dari 3.408.

Lebih rinci, penurunan terjadi pada penjualan segmen penjualan big machine yang memiliki kontribusi besar terhadap penjualan alat berat. Sepanjang 8 bulan 2026, penjualan segmen big machine UNTR menurun menjadi 436 unit dari 860 unit di periode yang sama tahun sebelumnya.