Khusus pada Agustus 2026, produksi beras mencapai 3,15 juta ton. Angkanya turun 2,90% dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 3,24 juta ton.
"Dengan demikian untuk produksi beras pada kondisi Januari sampai dengan Agustus tahun 2026 mencapai 25,29 juta ton atau naik sebesar 0,07% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025," ungkapnya.
Sejalan dengan produksi beras, BPS memperkirakan produksi padi sepanjang Januari-November 2026 mencapai 56,13 juta ton gabah kering giling (GKG). Angkanya turun 1,63 juta ton atau 2,82% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.