Untuk wilayah Ulubelu memiliki kapasitas 220 MW mencatat produksi 1.218 GWh dengan kapasitas faktor 87,33 persen. Ahmad menyampaikan bahwa saat ini produksinya terkoreksi 0,6% dari year on year.
"Karena ada shifting time untuk maintenance dan juga ada sedikit kekurangan decline uap, tapi saat ini kami sudah melakukan work over kegiatan maintenance work over untuk sumurnya sehingga nanti akan kembali menaikkan jumlah produksi uap-nya dan akhir tahun nanti bisa mengejar ketinggalannya," katanya.
Sementara untuk wilayah Lumut Balai, kinerjanya kata Ahmad mencatatkan kinerja positif. Di mana kinerja kapasitas pembangkitapangan tersebut mencapai 102%.Kemudian untuk PLTP Lahedong dengan kapasitas 120 MW menghasilkan 658 GWh atau tumbuh 2,3% secara tahunan.