NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, menyebutkan produksi pertanian meningkat berkat program electrifying agriculture (EA) oleh PT PLN melalui pemanfaatan listrik untuk pengoperasian pompa air guna mendukung pengairan lahan persawahan, utamanya saat musim kemarau.

Salah satu penerapan program tersebut dilakukan di Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

"Panen Agustus 2026, produktivitas tercatat sekitar 10,4 ton per hektare, ini meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya yang berada di kisaran tujuh ton per hektare," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap Ibrahim, melalui keterangannya di Makassar, Senin.

Menurut dia, di desa tersebut, sekitar 395 hektare lahan pertanian dikelola oleh 13 kelompok tani. Sebelumnya, petani mengandalkan pasokan air dari Bendung Takkalasi yang dapat mengering ketika terjadi kemarau panjang.