Guna mengatasi keterbatasan air, sebanyak 39 titik sumur bor telah tersedia sejak 2025. Sumber air tersebut dimanfaatkan bersama program listrik masuk sawah untuk mendukung pengoperasian pompa air bagi kebutuhan pengairan pertanian.
"Upaya ini malah berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah itu," tambahnya.
Peningkatan tersebut didukung sejumlah upaya, antara lain optimalisasi lahan, bantuan benih, penyediaan sumber air, serta pemanfaatan listrik untuk pengairan.
Ibrahim menyebut dengan dukungan listrik, petani memiliki alternatif untuk mengoperasikan pompa air tanpa sepenuhnya bergantung pada bahan bakar minyak.