Ketika ditanya mengenai subsidi diperuntukkan untuk komoditas apa, Budi menyebut subsidinya akan diberikan kepada komoditas bungkil kedelai atau soybean meal (SBM) yang masih impor. Namun, penerapannya perlu dikoordinasikan terlebih dahulu.

Sebelumnya, pemerintah juga sudah memberikan subsidi untuk impor kedelai yang menjadi bahan baku tahu dan tempe. Besaran subsidinya sebesar Rp 2.000/kilogram.

"Kalau itu, itu kan yang kedelai, kedelai untuk untuk makan ya, kalau ini kan beda. Ini kan ini kan khusus untuk pakan, nah nanti akan dikoordinasikan," jelasnya.

Sebelumnya, para peternak ayam petelur dari berbagai daerah yang tergabung dalam Pinsar Petelur Nasional (PPN) menyampaikan keluhanannya di hadapan Komisi IV DPR RI. Dikatakan melonjaknya harga pakan ayam membuat biaya operasional kian mencekik usaha peternakan rakyat hingga terancam berhenti berproduksi.