Dia kemudian digantikan oleh Jenderal Suyudi Ario Seto pada 1 Oktober 2026. Pada hari yang sama, Sigit dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Sigit juga dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna. Penganugerahan itu diberikan langsung oleh Prabowo.
Ahrie Sonta lahir di Bandung pada 1981. Dia lulus Akpol pada tahun 2002.
Ahrie kemudian dipercaya mengemban sejumlah jabatan di Polri. Dia pernah menjabat Kanit di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada 2018. Dalam dua bulan, dia membongkar peredaran 100 Kg narkoba. Dia juga terlibat dalam operasi membongkar sindikat Taiwan dengan barang bukti 1,6 ton narkoba.
Ahrie pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun 2020. Ahrie juga terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
Nama Ahrie makin dikenal karena menjadi satu-satunya perwira menengah Polri yang mendampingi Listyo Sigit Prabowo saat menjalani uji kelayakan calon Kapolri di DPR pada 2021. Sigit kemudian mengangkat Ahrie sebagai Sekretaris Pribadi (Sekpri).