Ahrie juga dikenal netizen Indonesia karena sering merespons berbagai keluhan lewat akun media sosialnya. Ahrie Sonta menjadi Ajudan Presiden Prabowo dari Polri pada 2024. Pangkatnya naik jadi Kombes.

Pangkatnya naik lagi jadi Brigjen pada Oktober 2025. Pangkatnya naik menjadi Irjen dan kemudian dipercaya oleh Kapolri Jenderal Suyudi menjadi Kadivkum Polri sejak Oktober 2026.

Irjen Eko Hadi merupakan Widyaiswara Kepolisian Utama TK1 Sespim Lemdiklat Polri. Eko merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999.

Dia pernah menduduki berbagai jabatan strategis. Nama Eko melejit saat dipercaya oleh Jenderal Sigit sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada tahun 2025.

Eko terlibat dalam pengungkapan berbagai kasus peredaran narkoba yang beberapa di antaranya menyeret personel Polri. Antara lain, kasus yang menjerat mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai tersangka narkoba.

Pada 2026, Eko dan jajarannya membongkar peredaran sabu, ganja, dan etomidate dalam paket bernilai ratusan juta rupiah. Eko juga membongkar kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam perkara jaringan narkoba Ko Erwin.