NADIKABAR.COM — Bank Sampah Dahlia 09 di Kelurahan Bidaracina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mengadakan program Pintar Sekampung, yakni sistem konversi saldo bank sampah menjadi bayaran kegiatan pembelajaran.

"Pintar sekampung itu jadi dia jadi nasabah bank sampah, cuman saldonya dikonversi jadi bayaran-bayaran di kegiatan pembelajaran," kata pengelola bank sampah Gitawidya Amalia, Selasa (3/11).

Gitawidya merupakan salah satu finalis Pilah Olah Sampah Heroes yang digelar Pemprov DKI Jakarta.

Selain aktif di bank sampah, Gitawidya merupakan seorang pemilik sekaligus kepala sekolah di lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) setempat.

Kegiatan pembelajaran di PAUD ini meliputi les calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung), bimbingan belajar, hingga klub Bahasa Inggris.

Program Pintar Sekampung diadakan terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD tersebut.

"Jadi, mereka-mereka yang pengin belajar tapi punya keterbatasan ekonomi, kumpulin saja dari bank sampah, nanti saldonya dikonversi ke situ," ungkapnya.

Selain kegiatan pembelajaran, saldo bank sampah juga ternyata banyak digunakan untuk perayaan 17 Agustus setempat dan pembagian sembako lebaran.

"Warga-warga yang lain turnover-nya lumayan tinggi karena mereka juga kumpulin untuk kebutuhannya. Jadi, bisa juga baru setor, dia sudah target nih, misalnya sudah Rp200 ribu belum ya? Rp200.000 diambil untuk beli token, kemudian juga untuk kebutuhan hari-harinya," terang Gitawidya.

Ia mengatakan, bank sampah ini berkembang dari hanya memiliki 11 nasabah menjadi 139 nasabah dalam waktu dua tahun. Gitawidya pun melihat adanya perubahan perilaku masyarakat dalam waktu dua tahun tersebut.

"Masyarakat sadar sampahnya tanggung jawabnya sendiri, mau terpilah ataupun belum terpilah tapi sudah ditempatkan di tempatnya. Tapi alhamdulillah sekarang mulai sudah terbiasa memilah," katanya.

Gitawidya dan 14 peserta lainnya telah masuk dalam babak verifikasi lapangan program Pilah Olah Sampah Heroes 2026. Program ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung aksi penyelamatan lingkungan.

Dukungan tersebut hadir dalam bentuk apresiasi terhadap para pahlawan lingkungan, entah itu penggerak ataupun key opinion leader (KOL), yang memiliki aksi nyata dan aktif mengajak warga untuk peduli terhadap sampah.

Pemberian penghargaan Pilah Olah Sampah Heroes ini akan digelar pada 10 November 2026 di Jakarta bertepatan dengan Hari Pahlawan.