Akibat jalan ditutup, arus lalu lintas terganggu. Sebagian para pengendara terpaksa memutar balik haluan dan melintas di jalur alternatif lain yang cukup jauh. Sebagian lainnya memilih bertahan menunggu sampai akses jalan dibuka.
"Tadi saya putar haluan karena buru-buru. Kalau menunggu jalan dibuka, bisa telat saya ke pasar Sila," tandasnya.
Seorang warga Nggeru, Syamsudin (35), mengaku aksi penutupan jalan terkait persoalan Kepsek SDN Inpres Nggeru, Jumrah yang diisukan akan diganti. Warga bereaksi menolak dan menyampaikan protes.
"Kepsek SDN Inpres Nggeru yang saat ini dijabat oleh pak Jumrah, isunya akan diganti oleh Kepsek baru bernama Aswad. Warga tidak terima sehingga menyampaikan protes dengan cara menutup jalan," katanya.