Warga menolak Kepsek baru dan meminta agar Kepsek lama tetap dipertahankan. Karena warga menilai Kepsek lama sudah banyak berbuat dan jasanya membangun SDN Inpres Nggeru. Sejak Jumrah menjadi Kepsek, SDN Inpres Nggeru dianggap banyak menorehkan prestasi.

"Kepsek lama dianggap sudah berjasa dan banyak mengukir prestasi. Warga tidak ingin SDN Inpres Nggeru diganti oleh Kepsek baru," katanya.

Kapolsek Bolo, Iptu M. Sofyan Hidayat, mengakui hal itu. Hingga kini aksi penutupan jalan masih berlangsung. Pihaknya tengah melakukan pendekatan persuasif meminta warga untuk membuka akses jalan.

"Masih berlangsung. Sejak pagi tadi kami lakukan pendekatan dan bernegosiasi dengan warga untuk membuka akses jalan yang ditutup," tandasnya.