Dimas ancang-ancang menutup konter, mengingat sebelum-sebelumnya juga terjadi penjarahan.
"Kita lagi ngumpul di dalam buat penjagaan biar nggak masuk gitu. Soalnya kan udah mulai penjarahan, suka mengambil barang gitu," kata salah satu pedagang, Dimas, Senin (19/10).
"Nggak ada omongan. Dia udah di depan, tiba-tiba udah di depan konter. Pecahin kaca, ngambil stoples yang ada di sini sama kartu-kartu sebagian ada yang hilang," kata dia.
Akibat kejadian tersebut, kaca etalase konter pecah. Selain itu, sekitar empat stoples berisi pengisi daya atau charger dilaporkan hilang bersama sejumlah kartu yang berada di bagian depan konter.
"Total kerugiannya sama etalase kita yang pecah sih kisaran Rp 2 jutalah. Rp 2 juta ke atas ada," ucapnya.
Ia mengatakan para pelaku tidak sampai masuk ke konter. Barang-barang yang hilang merupakan barang yang berada di bagian depan tempat usahanya.
Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Tebet bergerak ke lokasi mengantisipasi tawuran tersebut. Sebanyak enam orang diamankan pasca-kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan mengatakan kejadian itu tak berlangsung lama lantaran jajaran kepolisian, TNI, dan Satpol PP mendatangi lokasi.Tidak ada korban luka maupun jiwa. Arus lalu lintas dua arah pascatawuran juga dipastikan kondusif.
"Sementara baru enam orang, itu masih diamankan, nanti akan kita dalami," kata Kombes Putu Yuni, Senin (19/10).