Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan bahwa penyelesaian tahap FEED ini memperkuat landasan teknis untuk melanjutkan pengembangan proyek ke tahap berikutnya. Tepatnya, tahap selanjutnya yakni final investment decision (FID).

"Alhamdulillah akhirnya lebih cepat 3 bulan Oktober selesai. Tepuk tangan buat Inpex. Dan mudah-mudahan juga FID-nya segera kalau bisa akhir tahun ini atau paling telat Januari 2027," kata Djoko dalam acara INPEX - FEED Completion Ceremony, di Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).

Djoko menyebut proyek LNG Abadi Masela merupakan proyek dengan nilai investasi sekitar US$ 22 miliar. Proyek ini ditargetkan menghasilkan produksi gas sebesar 1.380 juta kaki kubik standar per hari (MMscfd), dengan alokasi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), 100 juta kaki kubik standar gas per hari untuk kebutuhan domestik, serta produksi kondensat 35.000 barel per hari.