Inpex, kata Kenji, akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah, mitra usaha patungan, kontraktor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pengembangan proyek secara aman dan bertanggung jawab.
Proses penelaahan independen dokumen FEED juga melibatkan sekitar 200 profesor dan doktor dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Pattimura.
Proyek Blok Masela dirancang menghasilkan gas sebesar 1.380 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), dengan kapasitas produksi LNG 9,5 juta ton per tahun. Proyek tersebut juga dirancang menyalurkan 100 MMSCFD gas pipa untuk pasar domestik serta menghasilkan kondensat sebanyak 35.000 barel per hari.