Pandu menyampaikan bahwa fasilitas ini diproyeksikan dapat mereduksi emisi sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 80% dan mengurangi emisi karbon sebesar 645.000 ton setara CO2 per tahun. Kemudian diperkirakan akan menciptakan 1.200 lapangan pekerjaan.

"Dari sisi energi, inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai lebih dari 100.000 rumah masyarakat Bogor Raya," ujarnya.

Di tempat yang sama, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat berharap fasilitas pengolahan sampah jadi listrik ini dapat selesai dalam dua tahun ke depan. Sehingga sampah yang ada di wilayah Bogor dapat segera bisa diatasi.