Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Psikolog sebut validasi medsos picu perilaku ingin diistimewakan
Kebiasaan menerima validasi instan di media sosial berisiko memicu perilaku merasa berhak atau selalu menuntut perlakuan istimewa (entitlement) yang dapat terbawa k
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 22 September 2026 pukul 20:03 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Guna mengatasi dampak psikologis tersebut, Reed menyarankan pengguna untuk membangun kesadaran kritis saat berselancar di dunia maya.
Masyarakat diimbau untuk lebih menghargai proses dan kerja nyata ketimbang sekadar mengejar visibilitas digital, serta menumbuhkan rasa syukur dan ketangguhan mental di era ketika validasi selalu tersedia hanya dengan satu klik.
Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.