Langkah strategis tersebut didukung oleh fundamental Perseroan yang solid. Di tengah tantangan dan dinamika industri energi global, PTBA mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang melonjak tajam sepanjang paruh pertama tahun ini.

Pada Semester I 2026, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp22,03 triliun, meningkat 8% secara tahunan (year-on-year/yoy). Laba bersih Perseroan mencapai Rp2,65 triliun, tumbuh signifikan sebesar 218% yoy.

Hasil kinerja tersebut didukung oleh pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara.

Dari sisi operasional, PTBA mencatat produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton dengan total volume penjualan mencapai 21,10 juta ton. Porsi penjualan ekspor tercatat sebesar 10,33 juta ton atau meningkat sekitar 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.