NADIKABAR.COM — PTPN I (Persero) mendukung penguatan pembangunan ekosistem pangan nasional melalui dukungan lahan seluas 31 hektare untuk pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi (HAT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
"Peran PTPN I tidak berhenti pada penyediaan lahan. Perusahaan juga mendorong pemanfaatan aset produktif perkebunan agar memberikan nilai tambah sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ekosistem peternakan modern," kata Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Dia menyampaikan dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN dalam membangun rantai pasok peternakan unggas dari hulu hingga hilir, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset perkebunan untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Dari total lahan yang disiapkan, seluas 22 hektare diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas pembibitan ayam dan pabrik pakan oleh PT Berdikari (Persero).
Sementara itu, kata Rivai, PT Ugiagri Harapan Indonesia (UHI) akan memanfaatkan lahan seluas 9 hektare untuk pembangunan kandang pemeliharaan dan fasilitas pemotongan unggas.
Program HAT yang berlokasi di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional.
"Lokasi pembangunan telah ditinjau Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Jumat (25/9)," ujarnya.
Kunjungan Menteri Pertanian, lanjut Rivai mengatakan, menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan BUMN dalam membangun ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.