"Bagi kami, pengembangan HAT di Mappesangka menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset perkebunan sekaligus memperkuat kontribusi BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional," katanya.
Selain membangun fasilitas peternakan, pengembangan kawasan HAT diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja, tumbuhnya aktivitas usaha baru, serta terbentuknya rantai pasok pangan hewani yang lebih kuat di Sulawesi Selatan.
Menurutnya proyek HAT itu tidak semata-mata membangun infrastruktur peternakan, melainkan membuka lapangan kerja lokal baru, meningkatkan perputaran ekonomi pedesaan, serta memosisikan Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan sebagai salah satu lumbung pasokan pangan hewani di kawasan timur Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta seluruh pihak mempercepat pembangunan agar fasilitas HAT dapat beroperasi sesuai target pemerintah.
βSesuai arahan Presiden Prabowo, HAT 1 Juli tahun depan sudah beroperasi. Ini salah satu penekanan Presiden kepada kami. Oleh karena itu, tidak ada lagi hambatan, baik dari segi birokrasi maupun teknis,β kata Amran.
Di areal yang dikelola PTPN Regional 8 Camming tersebut, PT Berdikari akan mengembangkan sejumlah fasilitas, antara lain Farm Parent Stock (PS) Broiler, Farm PS Layer, unit penetasan atau hatchery, serta pabrik pakan terpadu.
Sementara itu, PT UHI akan membangun kandang komersial, farm pullet, fasilitas komersial petelur, Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), dan cold storage.