"Termasuk dalam memperkuat ASEAN centrality, perdamaian dan stabilitas kawasan, serta pembangunan yang inklusif," tambah cucu Bung Karno tersebut.
Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Thailand dinilai memiliki banyak pengalaman dan pembelajaran yang dapat dibagikan. Melalui kerja sama parlemen, kedua negara pun disebut dapat bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan kawasan. "Pada akhirnya, kerja sama antarlembaga parlemen ini juga merupakan bagian dari kontribusi kita untuk memperkuat ASEAN," terang Puan.
Selain itu, Puan menegaskan, Indonesia dan Thailand juga memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga agar ASEAN tetap bersatu, relevan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Saya percaya bahwa ASEAN yang kuat tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui keterlibatan aktif parlemen dan masyarakat," ucapnya.
"Dalam konteks ini, hubungan yang semakin erat antara DPR RI dan Parlemen Thailand dapat menjadi salah satu kontribusi nyata kita bagi penguatan ASEAN," sambung Puan.
Di forum IPU ini, Puan berharap Indonesia dan Thailand dapat terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi. "IPU memberikan ruang bagi kita untuk menyuarakan kepentingan bersama, khususnya dalam memperkuat multilateralisme, perdamaian, pembangunan berkelanjutan, serta peran parlemen dalam menjawab berbagai tantangan global," ujarnya. "Kita dapat saling bertukar pandangan mengenai berbagai agenda yang dibahas dan, apabila terdapat kepentingan bersama, saling mendukung dalam berbagai forum dan proses pengambilan keputusan di IPU," tambah Puan.
Kehadiran Puan di 153rd IPU Assembly and Related Meetings di Arusha didampingi Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri, anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia, dan Dubes RI untuk Tanzania Tri Yogo Jatmiko. Menurut Irine, kehadiran Puan dalam pemilihan Presiden IPU menjadi bentuk dukungan terhadap proses tersebut.
"Selain menyaksikan dan turut dalam pemungutan suara, kehadiran Ketua DPR merupakan dukungan solidaritas kepada para calon Presiden dalam proses pemilihan Presiden IPU tersebut," terang Irine.