Pada Minggu (18/10), tingkat polusi di wilayah tersebut kembali berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, menyelimuti banyak area di Asia Tenggara bagian selatan dengan kabut asap beracun.

IQAir, lembaga pemantau kualitas udara yang berbasis di Swiss, kembali menempatkan Singapura dan Kuala Lumpur dalam daftar lima kota besar dengan tingkat polusi tertinggi di dunia.

Hal ini terjadi karena kebakaran di pulau Kalimantan dan Sumatra terus menghasilkan asap dan diperparah oleh fenomena cuaca El Niño yang intens.