Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 didorong oleh penguatan sektor perdagangan, konstruksi, serta informasi dan komunikasi.Purbaya menilai fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dan stabil meski berbagai risiko global masih perlu diwaspadai.

"Perkembangan geopolitik, fluktuasi harga energi dan komoditas, fragmentasi perdagangan global, serta arah kebijakan moneter dan perdagangan negara-negara maju merupakan tantangan yang akan terus diwaspadai ke depan," tutup Purbaya.