NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menjamin kesejahteraan masyarakat akan naik lebih cepat jika pertumbuhan ekonomi kembali ke level 6%. Hal tersebut ia ungkap menyusul pertanyaan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mempertanyakan cara pemerintah mendorong kesejahteraan masyarakat.

Purbaya menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat mencapai 6% di bawah kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada periode tersebut, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita tumbuh hingga tiga kali lipat.

"Kalau kita lihat jalan Pak SBY itu 6%, pertumbuhannya PDB per kapitanya naik hampir tiga kali lipat," ungkap Purbaya dalam rapat kerja gabungan Komite IV DPD RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pada periode kepemimpinan selanjutnya, tren pertumbuhan ekonomi Indonesia turun di kisaran 5%. Pemerintah tengah mendorong pertumbuhan ekonomi kembali ke jalur 6%.

"Sekarang kita dorong ke arah 6%, sebelum itu kan prospeknya 5% atau di bawah. Dengan pertumbuhan 6% atau lebih kita bisa asumsikan nanti beberapa tahun ke depan PDB per kapita kita akan meningkat dengan signifikan sekali," terangnya.

Purbaya menambahkan, pertumbuhan 6% ini bisa mendorong kesejahteraannya rakyat lebih cepat. Ia menyebut, langkah ini menjadi alasan Presiden Prabowo Subianto menciptakan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

"Jadi, di situ kesejahteraannya lebih cepat karena sebelumnya, kita tumbuhnya agak lambat. Jadi, itu lah alasannya kenapa Pak Prabowo menciptakan, pentingnya menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat supaya masyarakat kita lebih sejahtera lagi," pungkasnya.