NADIKABAR.COM — Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E. Aminudin Aziz mendorong pustakawan memperkuat kreativitas dan kemampuan yang tidak dapat digantikan mesin seiring perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, sejumlah pekerjaan teknis perpustakaan seperti katalogisasi, klasifikasi, pengolahan bahan pustaka, dan pembuatan metadata bisa semakin cepat dilakukan dengan bantuan teknologi. OIeh karena itu, pustakawan perlu bergerak melampaui pekerjaan teknis (beyond technicalities) dengan mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir.
"Yang harus dikerjakan oleh manusia, dalam hal ini pustakawan, adalah beyond technicalities, harus setelah hal-hal teknis itu,” katanya saat membuka Rapat Kerja Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (Rakernas IPI) 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa.
Ia menggambarkan kapasitas mesin dalam pekerjaan teknis dapat jauh melampaui manusia. Dalam waktu yang sama, manusia dapat mengerjakan sekitar 25 pekerjaan, sementara mesin mampu mencapai 1.000 pekerjaan.