Namun, menurut Presiden Rusia itu, masyarakat Eropa tidak dapat menerapkan kebijakan tersebut karena mereka justru "menghancurkan adat istiadat dan tradisi mereka sendiri".
"Kelompok migran dan anak-anak mereka ini tentu saja belum terjangkau. Banyak orang telah datang dan tinggal di sana selama puluhan tahun tanpa bisa berbicara dalam bahasa negara tempat mereka tinggal," kata Putin.
Putin menambahkan bahwa Eropa tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengasimilasi seluruh migran sehingga kondisi tersebut memicu krisis.